Pentingnya Public Speaking Untuk Guru
Kemampuan berbicara di depan umum atau yang lebih sering dikenal sebagai public speaking adalah salah satu kunci sukses di semua lini pekerjaan. Tak terkecuali di dunia pendidikan. Menurut Stephen E. Lucas, public speaking adalah komunikasi lisan yang terstruktur dan diarahkan untuk menghasilkan dampak tertentu pada pendengar. Sayangnya, tidak banyak guru yang melatih kemampuan ini dan mengembangkan kemampuan ini. Padahal guru harus selalu menyapa murid-muridnya, memberikan pendapat atau suara di berbagai aktivitas, berpartisipasi dalam forum diskusi atau rapat sekolah, komunikasi dengan keluarga, dan lain-lain.
Guru yang baik adalah guru yang menguasai materi pelajaran dan menyampaikannya dengan baik kesemua murid yang ada di dalam kelas. Membuat murid mengerti akan hal yang guru sampaikan memang bukanlah tugas yang mudah. Hal ini membutuhkan keterampilan komunikasi serta public speaking yang baik agar audiens mengerti mengenai topik yang Anda sampaikan.
Unsur dasar tentang public speaking antara lain :
- Pembicara → orang yang menyampaikan pesan.
- Pesan → materi yang ingin disampaikan.
- Audiens → orang yang menerima pesan.
- Media → saluran komunikasi (langsung, online, atau hybrid).
- Feedback → respon audiens yang menentukan keberhasilan komunikasi.
1. Jangan terlalu gugup
Seringkali ketika memberikan pendapat, pidato, bahkan materi pelajaran, sebagian guru merasa gugup. Sehingga kegugupan ini dapat mengganggu kejelasan ucapan yang disampaikan dan akibatnya topik yang disampaikan tidak dapat dicerna dengan jelas oleh audiensnya. Biasanya hal ini terjadi di kalangan guru-guru yang baru. Sebagian besar rasa gugup ini muncul karena berpikiran negatif dan banyaknya ekspektasi yang justru muncul dari dalam diri sendiri.
2. Mencatat poin-poin yang akan dibahas
Ketika guru menyampaikan topik pelajaran yang cukup banyak, seringkali guru luput menjelaskan beberapa hal yang menyebabkan timbulnya beberapa pertanyaan dari audiens Anda. Untuk mencegah hal ini terjadi, buatlah catatan berisi poin-poin penting dari topik yang akan Anda sampaikan. Mencatat poin-poin materi dapat membuat Anda menyampaikan materi dengan mudah dan membuat kemampuan public speaking Anda semakin baik.
3. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami
Sebagai guru, mungkin Anda mengetahui beberapa kosakata atau kata-kata sulit dan rumit yang mungkin tidak diketahui oleh audiens Anda. Hanya karena Anda mengetahui maksud dibalik kata-kata rumit tersebut, bukan berarti audiens Anda mengerti akan hal itu. Sehingga audiens yang mendengarkan Anda hanya bisa bertanya-tanya dan apa yang Anda sampaikan tidak sepenuhnya dipahami oleh mereka. Jadi, saat Anda berbicara di depan umum, sebaiknya jangan menggunakan kata-kata rumit seperti itu.
4. Jangan terlalu cepat berbicara
Seorang guru saat berkomunikasi harus menghindari berbicara dengan cepat. Hal ini mungkin dapat terjadi ketika waktu yang disediakan untuk Anda tinggal sedikit dan Anda butuh menyampaikan banyak hal kepada audiens Anda. Usahakanlah tidak berbicara dengan cepat. Karena berbicara dengan cepat hanya akan membaut audiens Anda tidak mengerti dan memahami terhadap apa yang Anda sampaikan. Jika suatu saat Anda berada di posisi genting seperti ini, sebutkan saja poin-poinnya.
5. Selipkan humor
Ketika dalam kegiatan belajar di kelas, biasanya guru akan terus berbicara secara terus-menerus selama hampir satu jam, tentu saja ini dapat menimbulkan rasa bosan dan lelah terhadap murid Anda. Jadi, untuk mengatasi hal ini, Anda bisa menyelipkan humor di sela-sela penyampaian Anda. Hal ini akan membuat murid terasa lebih segar dan menjadikan materi yang Anda sampaikan menjadi lebih menarik.
6. Belajar dari yang lain
Ketika Anda menyadari ada kesalahan yang Anda lakukan saat menyampaikan di depan audiens, Anda dapat memperhatikan orang-orang yang sudah ahli dalam berbicara di depan umum dan belajar dari mereka. Hal ini akan membuat Anda banyak belajar kemampuan presentasi dari mereka dan dapat mengimplementasikannya dalam kemampuan public speaking Anda.
Diambil dari :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar